Header Ads

Sate Kere Yu Rebi Solo Yang Rasanya Istimewa




Namanya Sate Kere Yu Rebi, bukan nama yang eye catching atau ear catching 😁 untuk sebuah warung makan legendaris yang ada di Solo dan konon jadi langganan presiden.

Belum lagi kalau menengok artinya dimana kere berarti miskin yang berarti sate kere adalah satenya orang miskin, sudah namanya ndeso miskin pula artinya...

Namun nyatanya warung sederhana yang ada di Jl Kebangkitan Nasional Penumping Solo selalu ramai disesaki pembeli, bagitu juga dua cabang lain yang ada di jalan yang sama serta kawasan Galabo Solo tak kalah ramai.

Sate Kere Yu Rebi memang salah satu penyedia sate kere yang melegenda di Kota Solo karena sudah berdiri sejak 1986 selain itu rasanya memang menjadi jaminana enak.

Sate kere sendiri memang berbeda dengan jenis sate kebanyakan yang menggunakan daging namun justru menggunakan tempe gembus, yaitu tempe yang terbuat dari ampas sisa pembuatan tahu yang kemudian diberi ragi dan dibiarkan hingga muncul jamur tempe berwarna putih.

Dengan bahan yang sangat tidak elit tersebut maka pantaslah kalau sate ini disebut sate kere dan konon memang dulunya disediakan bagi rakyat jelata miskin yang ingin merasakan lezatnya sate itu, kreatif kali orang indonesia ini.

Untuk mengolah gembus menjadi sate kere yang lezat maka sebelumnya gembus direndam dengan beragam bumbu hingga dibacem sebelum kemudian dibakar dengan kematangan yang sedang.

Sate kere kemudian disajikan dengan dengan siraman kuah sambal kacang yang khas dengan tekstur yang agak kasar dipadu dengan irisan cabai sebagai perasa pedas.

Yang ini Sate Gembusnya, liat saja bumbunya marai ngecesss...


Untuk makanan utamanya bisa dipilih antara menggunakan lontong ataupun nasi karena keduanya sama nikmatnya.

Seporsi sate kere lengkap dengan nasi atau lontong sendiri sangat murah karena hanya 13 ribu per porsinya dengan isi 10 tusuk sate kere.

Hasilnya adalah sate kere yang gurih dengan bumbu yang sangat tajam dan lezat walaupun bagi saya yang mampir ke sini beberapa minggu yang lalu rasanya memang agak berlebihan dan akhirnya gak habis.

Selain sate gembus yang juga jadi andalan di sini adalah sate campur yang terdiri atas jerohan dan daging yang dipadukan.

Yang ini juga sempat kita coba dan ternyata lezatnya nendang banget, matangnya pas gak alot gak gosong, bumbunya enak meresap walaupun agak terlalu manis tapi campuran jeroannya benar-benar menaikkan kolesterol.

Sate jeroan fulll kolesterol 😁


Saran saya, bagi yang punya masalah kolesterol mending balik aja ke sate gembusnya yang tetap endes juga kok.

Bagi yang kurang suka ataupun tidak mau makan sate dari tempe gembus ada beberapa menu lain yang bisa dicoba seperti Sate Jerohan, Sate Daging, Sate ginjal, Sate iso, Sate Babat, Sate Ati, Sate Tropedo, Sate Kikil hingga Sop Buntut semuanya dengan rasa yang tak kalah ciamik dan harga yang sangat terjangkau.

Sate Kere Yu Rebi harus masuk dalam list kuliner wajib anda ketika berkunjung ke Solo selain tengkleng, nasi gurih, serabi dan lainnya.

Kok akeh jebule 😁.




No comments

Powered by Blogger.