Kledung, Mutiara Temanggung Yang Makin Bersinar
![]() |
| Keindahan Gunung sindoro dari Rest Area Kledung |
Kledung hanyalah sebuah kota kecamatan kecil di Temanggung Jawa Tengah yang berbatasan langsung dengan Wonosobo sangat dimaklumi kalau tidak banyak yang mengenalnya, namun saya sebagai orang Wonosobo yang sekolah di Magelang sangat akrab dengan kota kecil ini.
![]() |
| Ucapan selamat datang di perbatasan Temanggung Wonosobo |
Suasana yang sejuk damai karena berada di persimpangan dua gunung kembar yaitu Sindoro dan Sumbing membuat saya selalu merasakan damai ketika melewatinya.
Sejak lama Kledung memang sudah terkenal sebagai tempat singgah bagi para pejalan yang melakukan perjalanan membelah Jawa Tengah dari Semarang ke Purwokerto, namun tidak lebih daripada itu.
Ada beberapa warung makan dan guest house memang namun tampaknya selama bertahun-tahun tidak ada perkembangan signifikan, kledung tetap tampak sepi damai dan tidak mau mengikuti majunya zaman.
Namun daripada itu Kledung jelas lebih akrab bagi para pecinta alam yang suka mendaki gunung karena tepat di sana dijadikan basecamp pendakian Gunung Sindoro yang legendaris itu.
Basecamp Kledung dianggap memiliki jalur pendakian yang paling baik dan memudahkan bagi pendaki termasuk yang belum profesional sekalipun.
Dan tak jauh dari basecamp Sindoro juga terdapat basecamp Gunung Sumbing walaupun berada di daerah yang berbeda tepatnya di Garung Wonosobo yang bisa dicapai dengan jalan kaki hanya selama sekitar 30 menit.
Kedua basecamp ini menjadi favorit pendaki gunung terutama yang berasal dari luar kota yang jauh seperti Jakarta misalnya karena sekali tempat bisa langsung mendaki dua gunung sekaligus dan biasanya mereka menggunakan sistem tik tok atau naik langsung turun tanpa bermalam di gunung.
Potensi alam yang begitu besar awalnya tidak begitu teroptimalkan, namun semua berubah sejak negara api menyerang.. eh sejak Rest Area Kledung Pass dibangun dan dibuka beberapa tahun lalu maksudnya.
diibangun sebagai tempat peristirahatn yang luas dengan spot yang sanjgat pas untuk menikm,ati pesona gunung kembart tersebut, pelan tapi pasti potensi Kledung sebagai tempat melepaskan penat dengan tawaran keindahan dan kesejukan alam mulai terangkat.
Seiring dengan berdirinya rest area tersebut mengekor pula di belakangnya beberapa rumah makan mulai berlevel restoran hingga sekedar warung kopi santai mulai bermunculan.
Tak lupa sejumlah fasilitas pendukung seperti mushola, spot foto hingga gerai UMKM juga ada di rest area tersebut hingga tidak hanya beristitahat, para pejalan juga bisa berbelanja di sana.
![]() |
| Suasana Rest Area Kledung pas lagi sepi.. |
Tawarannya tentu saja adalah keindahan dua gunung kembar yang dapat dinikmati bersamaan serta hawa dingin khas pegunungan dari ketinggain 2000 mdpl yang kemudian dipadu dengan keramahan warga sekitar.
Kawasan Kledung makin ramai dengan boomingnya kegiatan mendaki gunung seusai meledaknya film tentang petualangan berjudil 5cm yang dibintangi Ferdi Nuril dan aktris cantik Raline Shah serta sederet artis lain pada tahun 2012.
Walaupun banyak dikritik karena banyak menghasilkan pendaki alay nan tidak tau tata krama dalam dunia pergunungan, tak bisa dipungkiri film tersebut meningkatkan wisata mendaki di kawasan Indonesia termasuk tentu saja Gunung Sindoro yang basecampnya ada di Kledung.
Hal ini seolah melengkapi tempat wisata yang tak jauh dari Kledung yaitu Objek Wisata Lembah Posong yang sudah didirikan sejal 2010 dan kini makin ngehits saja.
Objek wisata yang menawarkan indahnya golden sunrise di lereng Gunung Sindoro serta camping di tengah perkebunan tembakau khas temanggung memang terus menanjak hingga saat itu.
![]() |
| keindahan golden sunrise posong sumber |
Apalagi jika beruntung dan mendapati cuaca cerah maka dari sana kono bisa dilihat langsung 7 Puncak gunung sekaligus yaitu Gunung Merbabu, Merapi, Telomoyo, Ungaran, Muria, Sumbing dan Sindoro.
Hingga kini tempat wisata yang ada di Tlahab Kledung Temanggung tepat di bawah Kledung tersebut terus dibanjiri wisatawan, bahkan dalam catatan terakhir setiap harinya ada 500 lebih pengunjung di masa long weekend.
Namun keindahan Kledung tidak berhenti di situ, tepat di dekat jalur pendakian Gunung Sindoro ada satu lagi yang harus didatangi yaitu Embung Kledung.
Danau buatan yang dibangun sejak 2010 yang konon dibangun dari hasil cukai tembakau dengan total 1,2 milliar rupiah ini saat ini memang melenceng dari fungsi aslinya yang direncanakan sebagai sumber penampung air untuk pengairan lahan.
Namun melenceng di sini rupanya dalam arti positif dimana walaupun fungsi pengairan tetap berjalan namun tempat ini juga kini menjadi salah satu jujugan wisatawan yang tentunya menambah keelokan kawasan Kledung ini.
![]() |
| Keindahan Embung Kledung yang mempesona sumber |
Dengan semua mata sudah tidak lagi memendang remeh Kledung maka tampaknya Pemerintah Kabupaten Temanggung harus makin serius membenahi kawasan ini, kalau dikelola dengan baik tentunya Jawa Tengah bisa memiliki Puncak Bogor ataupun kawasan Batu Malang sendiri.
Sebenarnya potensi seperti Kledung ini cukup banyak ada di Jawa Tengah namun nyatanya tidak semua bisa ditangani dengan baik seperti misalnya Kopeng yang ada di perbatasan Salatiga dan Magelang nampaknya tidak memiliki progres yang positif.
Namun Pemkab Temanggung harusnya tidak malu berguru kepada Wonosobo dan Banjarnegara yang mampu mengelola Kawasan Pegunungan Dieng dengan elok, bahkan sampai menyelenggarakan even berskala nasional seperti Dieng Culture Fest. Kejelian melihat peluang dengan tetap menjaga kearifan lokal adalah kunci utamanya.
Salah satu yang dahulu dirasa cukup menghambat kemajuan Kledung adalah akses jalan yang sempit, menaik serta dipenuhi tikungan tajam khas jalanan pegunungan. Salah satu yang selalu jadi perhatian adalah tanjakan Sigandul yang rawan dengan kecelakaan, sempitnya tanjakan ini juga menjadi masalah lain karena ketika ada dua kendaraan besar yang melintas bersama maka salah satunya haruslah mengalah.
Namun hambatan itu seolah tinggal masa lalu karena sejak akhir agustus yang lalu sebuah jembatan baru resmi dibuka untuk menggantikan tanjakan Sigandul.
Jembatan sepanjang 100 meter dengan lebar 14,20 meter sendiri diresmikan langsung oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Dr Ir Basoeki Hadimoeljono MSc bersama Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP dan Bupati Temanggung, Drs HM Bambang Sukarno.
| Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Dr Ir Basoeki Hadimoeljono MSc bersama Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP dan Bupati Temanggung, Drs HM Bambang Sukarno. meresmikan jembatan Sigandul agustus lalu sumber |
Dan ternyata bukan hanya fungsinya yang sangat bagus, keindahan jembatan ini juga membuat banyak orang beradu slefie di sini, khas banget orang indonesia yah hehe.
![]() |
| Keindahan jembatan baru Sigandul dari kejauhan sumber |
Dengan segala pesonanya tersebut sudah selayaknya Kledung akan menjadi sebuah oeemata baru bagi dunia pariwisata Temanggung dan Jawa Tengah pada umumnya.
Tugas lain yang tidak kalah berat diemban Pemkab Temanggung, yaitu membuat regulasi pembangunan kawasan wisata dengan tetap mengedepankan kearifan dan keramahan lokal.
Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba Blog Visit Jawa Tengah 2016 yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah @visitjawatengah






aduh iyu gunung sunrise dan embungnya indah sekali, betapa alam kita ya banyak sekali yang indah
ReplyDeleteYang pasti lebih indah aslinya mbak daripada potonya hehe
DeleteBaru denger nama gunungnya kledung, kalau gunung sumbing pernah baca di novel dulu.
ReplyDeleteKalau beruntung dari puncaknya bisa terlihat 7 puncak gunung lainnya. pasti seru tuch melihat ketinggian dari ketinggian
Sebanrnya bukan gunung mas, tapi lembah diantara dua gunung
ReplyDeleteKeren pokoknya